Menkeu Amankan Pendanaan AIIB US$17 Miliar untuk Dukung Pembangunan Nasional

Heri - Sabtu, 20 Juni 2026 12:35 WIB
Pertemuan bilateral antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pimpinan AIIB di Beijing, Tiongkok, Rabu (17/6/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan komitmen pendanaan sebesar US$17 miliar dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional selama periode 2025&2029.

Dilansir dari laman Kemenkeu, kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pimpinan AIIB di Beijing, Tiongkok, Rabu.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pendanaan tersebut akan menjadi salah satu sumber pembiayaan penting bagi berbagai proyek strategis nasional yang tengah dan akan dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun mendatang.

"Yang paling penting adalah kita berhasil mengamankan pendanaan sekitar 17 miliar dolar AS untuk proyek-proyek pembangunan di Indonesia antara tahun 2025 sampai 2029. Itu merupakan kontribusi yang sangat besar bagi pembiayaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia," ujar Purbaya.

Menurutnya, komitmen pendanaan tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan AIIB dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Dukungan ini sekaligus mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan AIIB terhadap prospek ekonomi Indonesia dan pengelolaan fiskal pemerintah.

Selain membahas dukungan pembiayaan, pertemuan tersebut juga menghasilkan perkembangan positif terkait rencana AIIB untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta.

Kehadiran kantor tersebut diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan AIIB sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek pembangunan di berbagai sektor.

"AIIB juga berminat untuk membangun semacam kantor cabang di Jakarta. Kita tentu menyambut baik niat tersebut dan saya berharap pada Juni tahun depan kantornya sudah berdiri," kata Purbaya.

Dalam kesempatan itu, AIIB juga menyampaikan pandangan positif terhadap kondisi fiskal Indonesia. Menurut Menkeu, lembaga keuangan multilateral tersebut tetap optimistis terhadap kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal di tengah tantangan ekonomi global.

"Mereka tidak ada masalah dengan fiskal Indonesia. Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita," tegasnya. Keberhasilan memperoleh komitmen pendanaan senilai US$17 miliar ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis lembaga pembiayaan internasional.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kepercayaan yang diberikan AIIB menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menjaga kredibilitas fiskal sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Kemenkeu Luncurkan PERDANA, Perkuat Tata Kelola Transfer ke Daerah Berbasis Data

Ekonomi

Pemko Medan dan Kemenkeu Sumut Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Daerah dan Ekspor UMKM

Ekonomi

Menkeu Ajak Jajaran Kemenkeu Jadikan Pancasila Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara

Ekonomi

Kemenkeu Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Ekonomi

Menkeu: Sinergi Pemerintah dan Penegak Hukum Kunci Jaga Iklim Investasi

Ekonomi

Wamenkeu Tekankan Pentingnya Pembelajaran Berkelanjutan di Tengah Ketidakpastian Global