Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur resmi menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan potensi daerah yang mencakup peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi layanan publik, perencanaan pembangunan, hingga sektor pendidikan.
Dilansir dari laman Jatengprov, kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Kerja Sama (NKS) di Plaza Balai Kota
Bandung, Senin. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Wali Kota
Bandung, Muhammad Farhan, dan Bupati
Kotawaringin Timur, Halikinnor.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kolaborasi antardaerah menjadi langkah penting untuk memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan sinergi dan pertukaran pengalaman antarpemerintah daerah.
"Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat upaya mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Farhan.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut meliputi pengembangan perencanaan dan riset daerah, peningkatan PAD, layanan pendidikan, pelayanan terpadu satu pintu, serta pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Farhan menyebut peningkatan PAD menjadi salah satu fokus utama dalam kerja sama tersebut. Hal itu sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar setiap daerah mampu meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah.
Menurutnya, digitalisasi layanan publik memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memperkuat potensi penerimaan daerah. Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis teknologi, layanan pemerintah dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan efisien.