Denpasar (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan dan kualitas bahan bakar pesawat (avtur) di Bali menjelang meningkatnya aktivitas penerbangan selama periode liburan pertengahan tahun.
Dilansir dari laman
Pertamina, komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Komisaris Utama PT
Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, Sabtu.
Kunjungan dilakukan untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan optimal guna mendukung kebutuhan penerbangan domestik maupun internasional yang diperkirakan meningkat seiring liburan sekolah dan tingginya kunjungan wisatawan ke Bali.
Dalam kunjungannya, Iriawan menegaskan bahwa keandalan AFT Ngurah Rai memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Pulau Dewata.
"Keandalan AFT Ngurah Rai memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Bali. Hal ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan," ujarnya.
AFT Ngurah Rai yang dikelola oleh PT
Pertamina Patra Niaga merupakan salah satu fasilitas vital penyedia avtur bagi maskapai penerbangan yang beroperasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Fasilitas tersebut memiliki kapasitas penyimpanan avtur sebesar 24.300 kiloliter (KL) dengan rata-rata konsumsi harian mencapai sekitar 1.495 KL.
Aviation Fuel Terminal Manager Ngurah Rai, I Komang Susila Gosa, mengatakan kualitas avtur menjadi aspek yang sangat krusial karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan.
Karena itu, berbagai prosedur pengawasan dilakukan secara ketat mulai dari tahap penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran bahan bakar ke pesawat.
"Pelaksanaan pengecekan rutin, pengujian visual maupun spesifikasi produk, serta penerapan aspek keselamatan kerja pada setiap tahapan penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran menjadi komitmen kami dalam menjalankan operasional," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Iriawan juga meninjau langsung area operasional serta proses pemeriksaan kualitas avtur yang dilakukan setiap hari oleh para Perwira Pertamina sebelum bahan bakar disalurkan ke pesawat. Ia mengapresiasi dedikasi para pekerja yang tetap menjalankan tugas secara profesional meski pada hari libur.
Menurutnya, penerapan standar operasional yang ketat dengan mengutamakan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional perusahaan.