Bandar Lampung (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kemakmuran rakyat Indonesia dapat tercapai apabila kekayaan alam nasional dikelola sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33 yang mengatur penguasaan sumber daya strategis oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat membuka Musyawarah Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Bandar Lampung, Lampung.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Menurutnya, tantangan terbesar bangsa saat ini bukan terletak pada ketersediaan sumber daya, melainkan bagaimana mengelolanya secara optimal dan cerdas demi kesejahteraan masyarakat.
"Dari dulu Nusantara didatangi karena kekayaannya. Bangsa-bangsa asing datang ke sini mencari kekayaan. Karena itu, segala kekayaan kita harus dikelola oleh kita sendiri dengan sebaik-baiknya dan secerdas-cerdasnya," ujar Prabowo.
Presiden juga menekankan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus berada dalam penguasaan negara sebagaimana diatur dalam konstitusi.
"Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Ini bahasa Indonesia, tidak perlu ditafsirkan, tidak perlu diterjemahkan, harus dilaksanakan," tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyoroti pentingnya memastikan hasil pengelolaan kekayaan alam dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia. Ia menilai hasil pengelolaan sumber daya alam harus menjadi modal pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Kita perang kemerdekaan dengan Undang-Undang Dasar ini. Logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita diolah, diambil, dijual ke luar negeri, hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia," katanya.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang makmur apabila mampu mengelola kekayaan alam dan potensi nasional secara tepat.
Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong. Menurutnya, kerja sama dan kerukunan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.
"Rakyat paling mengerti bahwa untuk hidup yang baik harus ada kerukunan, harus ada kerja sama, harus ada saling mengisi, bukan saling menghantam," pungkasnya. (DKI1)