Presiden Prabowo: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat

Administrator - Kamis, 11 Juni 2026 17:38 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat membuka Musyawarah Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Bandar Lampung, Lampung.

Bandar Lampung (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kemakmuran rakyat Indonesia dapat tercapai apabila kekayaan alam nasional dikelola sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33 yang mengatur penguasaan sumber daya strategis oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat membuka Musyawarah Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Bandar Lampung, Lampung.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Menurutnya, tantangan terbesar bangsa saat ini bukan terletak pada ketersediaan sumber daya, melainkan bagaimana mengelolanya secara optimal dan cerdas demi kesejahteraan masyarakat.

"Dari dulu Nusantara didatangi karena kekayaannya. Bangsa-bangsa asing datang ke sini mencari kekayaan. Karena itu, segala kekayaan kita harus dikelola oleh kita sendiri dengan sebaik-baiknya dan secerdas-cerdasnya," ujar Prabowo.

Presiden juga menekankan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus berada dalam penguasaan negara sebagaimana diatur dalam konstitusi.

"Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Ini bahasa Indonesia, tidak perlu ditafsirkan, tidak perlu diterjemahkan, harus dilaksanakan," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti pentingnya memastikan hasil pengelolaan kekayaan alam dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia. Ia menilai hasil pengelolaan sumber daya alam harus menjadi modal pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Kita perang kemerdekaan dengan Undang-Undang Dasar ini. Logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita diolah, diambil, dijual ke luar negeri, hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia," katanya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang makmur apabila mampu mengelola kekayaan alam dan potensi nasional secara tepat.

Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong. Menurutnya, kerja sama dan kerukunan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

"Rakyat paling mengerti bahwa untuk hidup yang baik harus ada kerukunan, harus ada kerja sama, harus ada saling mengisi, bukan saling menghantam," pungkasnya. (DKI1)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Wamen ESDM Tinjau PLTP Sarulla, Investasi Rp4,8 Triliun Disiapkan Pulihkan Kapasitas Listrik

Ekonomi

Pemkab Taput Apresiasi Pembangunan Jembatan Gantung Asa SCTV di Desa Parbaju Toruan

Ekonomi

Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa Harus Sejalan dengan Pelestarian Lingkungan

Ekonomi

Pemkab Taput Evaluasi Pendapatan Daerah, Realisasi Semester I Capai 49,11 Persen

Ekonomi

Presiden Prabowo Bahas Program Strategis Energi Bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Ekonomi

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Jelajahi Indonesia Lewat Berbagai Event Nasional dan Internasional 2026-2027