Balige (buseronline.com) - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny Uli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Desa Hutabulu Mejan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Selasa (9/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan Program Bakti Karya TNI Angkatan Darat untuk Rakyat sekaligus berziarah ke makam Ompu Sobosihon boru Sihotang.
Kedatangan KSAD disambut oleh Bupati Toba, Effendi Sintong Napitupulu, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian TNI AD terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Toba melalui berbagai program sosial dan infrastruktur.
Dalam sambutannya, Bupati Effendi mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba bersama Kodim 0210/Tapanuli Utara telah melaksanakan apel pembukaan Bakti TNI AD untuk Rakyat pada 5 Mei 2026.
Program tersebut mencakup sejumlah kegiatan pembangunan, di antaranya perkerasan jalan di Desa Tornagodang Kecamatan Habinsaran, pembukaan jalan di Desa Lumban Balik Kecamatan Habinsaran dan Desa Maju Kecamatan Sigumpar, pembangunan jalan di Kompleks Kompi 125/Simbisa Balige, pembangunan 30 unit sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi satu rumah ibadah, serta perbaikan empat unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
"Program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TNI tidak hanya berperan menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat," ujar Effendi.
Sementara itu, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa TNI AD terus memperluas manfaat program air bersih yang selama ini dijalankan. Menurutnya, program tersebut kini tidak hanya diperuntukkan bagi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas masyarakat.
Selain itu, TNI AD juga tengah menjalankan program pembangunan jembatan sederhana di berbagai wilayah Indonesia yang membutuhkan akses penghubung bagi masyarakat.
"Program pembangunan jembatan telah mendapat dukungan penuh dari Presiden. Dana untuk pembangunan jembatan sederhana di seluruh Indonesia sudah tersedia. Jika ada kebutuhan pembangunan jembatan dengan bentang sekitar 20 meter, dapat langsung dikoordinasikan melalui Kodim agar segera ditindaklanjuti. Jika dilakukan secara gotong royong, hasilnya tentu akan lebih baik," kata Maruli.
Melalui berbagai program tersebut, TNI AD diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Toba. (Galung)