Subang (buseronline.com) - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menggelar Gerakan Tanam Serentak komoditas perkebunan di 30 kabupaten pada 12 provinsi, Rabu.
Dilansir dari laman Kementan, program ini menjadi langkah percepatan menuju swasembada pangan serta penguatan ketahanan ekonomi nasional berbasis sektor perkebunan.
Kegiatan utama dipusatkan di Kelompok Tani Bungur Tani, Desa Pasir Bungur, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Subang. Gerakan ini mencakup empat komoditas strategis, yakni tebu, kopi, kakao, dan kelapa.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan komoditas perkebunan, terutama tebu, menjadi prioritas nasional untuk mengurangi ketergantungan impor gula.
"Kita tidak boleh terus bergantung pada impor gula. Indonesia memiliki lahan dan sumber daya untuk mencapai swasembada," ujarnya.
Sementara itu, Plt Dirjen Perkebunan menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong hilirisasi perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekspor.