Yogyakarta (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah berprestasi dalam kategori Pengendalian Inflasi Terbaik, bersama Provinsi Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dilansir dari laman Jatengprov, penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut diterima langsung oleh Gubernur
Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 di Yogyakarta Marriott, Kamis malam.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk terus meningkatkan kinerja.
Menurutnya, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pemerintah provinsi, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa.
"Pengendalian inflasi sangat penting agar kebutuhan dan daya beli masyarakat tetap tercukupi, baik dari sisi ketersediaan maupun keterjangkauan harga bahan pokok," ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, hingga perbankan dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok.
"Misalnya bawang merah kita distribusikan, cabai bisa kita distribusikan, sehingga keterjangkauan ini menjadi penting, inflasi bisa kita tekan," tambahnya.
Selain
Jawa Tengah, sejumlah pemerintah daerah juga menerima penghargaan dalam ajang tersebut. Kota Semarang meraih Terbaik III kategori Penurunan Stunting tingkat kota, Kabupaten Sukoharjo meraih Terbaik II kategori Pengendalian Inflasi tingkat kabupaten, Kota Magelang meraih Terbaik I, serta Kota Surakarta meraih Terbaik II kategori Penurunan Tingkat Pengangguran.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari Apresiasi Pemerintah Daerah gelombang pertama dengan empat kategori penilaian. Ia menyebut selisih nilai antar daerah sangat tipis, mencerminkan kompetisi kinerja yang ketat.
Menurut Tito, penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga untuk mendorong agar setiap program pemerintah daerah benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah juga memberikan insentif bagi daerah berprestasi.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menilai capaian para daerah menunjukkan kinerja yang relatif merata. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan akhir, melainkan awal untuk terus meningkatkan kinerja ke depan. (R)