Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026

Heri - Kamis, 28 Mei 2026 16:20 WIB
Kepala Dinas BMBKCK Sumut Chandra Dalimunthe dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (26/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,37 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.

Anggaran tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) yang diusung Gubernur Bobby Nasution.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung program pembangunan jalan, jembatan, hingga penanganan infrastruktur pascabencana.

"Anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2026 ini sebesar Rp1.372.497.925.000. Anggaran ini dibagi untuk program PHTC, dukungan Proyek Strategis Daerah (PSD), dan program lainnya," ujar Chandra dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa.

Untuk mendukung program PHTC INSTANSI, Pemprov Sumut mengalokasikan dana sebesar Rp672,22 miliar melalui 52 kegiatan utama.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 86 kilometer, pemeliharaan berkala jalan 11,91 kilometer, rehabilitasi jalan sepanjang 1 kilometer, pembangunan turap/talud/bronjong di 17 titik, pembangunan jembatan sepanjang 32 meter, penggantian lantai jembatan 25 meter, serta pembangunan drainase sepanjang 250 meter.

Sementara itu, dukungan terhadap Proyek Strategis Daerah (PSD) mendapat alokasi sebesar Rp320,2 miliar. Program ini difokuskan pada pembangunan ruas jalan baru untuk menghubungkan wilayah terisolir dan kawasan strategis dengan target pembangunan jalan sepanjang 55 kilometer melalui delapan kegiatan utama.

Chandra menyebutkan, kondisi jalan mantap di Sumut saat ini mencapai 74,12 persen atau sekitar 3.006 kilometer. Sedangkan jalan dalam kondisi rusak ringan dan berat masih berada di angka 25,88 persen.

"Pembangunan jalan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Tahun ini, dari program PHTC dan PSD, total ada 141 kilometer jalan yang akan dibangun," katanya.

Selain pembangunan jalan dan jembatan, Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran Rp137 miliar untuk penanganan infrastruktur pascabencana.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan turap/talud/bronjong di 19 titik, pembangunan jembatan sepanjang 20 meter, penggantian lantai jembatan sepanjang 30 meter, rehabilitasi satu unit jembatan, serta pembangunan tiga unit box culvert.

Pemprov Sumut juga memberikan perhatian khusus kepada wilayah Kepulauan Nias melalui anggaran afirmasi sebesar Rp83,875 miliar. Dana itu akan digunakan untuk pembangunan jalan sepanjang 8,4 kilometer dan pembangunan jembatan sepanjang 70,6 meter.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemprov Sumut Klarifikasi Anggaran Pembangunan Tower B RS Haji Medan

Ekonomi

Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja

Ekonomi

Pemprov Sumut Optimistis PAD Pajak MBLB Bisa Tembus Rp5 Miliar per Tahun

Ekonomi

Pemprov Sumut Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Jelang Idul Adha 1447 H

Ekonomi

Pemprov Sumut Siapkan Mitigasi El Nino, 2.500 Pompa Air Dikerahkan untuk Jaga Pangan

Ekonomi

Pemprov Sumut: Rangkap Jabatan Pj Sekdaprov Tidak Langgar Aturan