Jakarta (buseronline.com) - Polri terus memperkuat kemampuan personelnya dalam menghadapi kejahatan digital yang kian berkembang.
Dilansir dari laman Humas
Polri, salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Dialog Penguatan Internal
Polri ke-2 bertajuk "Transformasi Penanganan Tindak Pidana Love Scamming dalam Penguatan Kapasitas
Polri Menghadapi Modus Kejahatan Digital" yang diselenggarakan secara hybrid di Jakarta Selatan, Selasa.
Kegiatan yang diinisiasi Divisi Humas Polri tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas penyidik dan personel Polri dalam memahami serta menangani berbagai modus kejahatan digital, khususnya love scamming, yang terus berevolusi seiring pesatnya perkembangan teknologi.
Kabag Mitra Biro Penmas Divhumas
Polri Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, kemajuan teknologi digital telah melahirkan berbagai modus operandi baru yang memerlukan kesiapan dan kolaborasi seluruh pihak.
"Perkembangan digital tentu sudah semakin berkembang dengan modus operandinya. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita semua, tidak hanya Polri tetapi juga para pemangku kepentingan lainnya, untuk bersama-sama bersinergi dalam mencegah maupun menangani kasus-kasus yang terkait dengan love scamming," ujar Hadi.
Menurutnya, dialog tersebut menjadi sarana untuk memperkuat pengetahuan, wawasan, dan kompetensi penyidik
Polri agar mampu merespons dinamika kejahatan di ruang siber secara lebih adaptif dan profesional.